TANJUNGPINANG (VNEWS.CLICK) – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Mocahammad Bisri menyampaikan beberapa pemicu kenaikan kasus COVID-19 di daerah itu mulai dari munculnya varian baru, testing, hingga disiplin protokol kesehatan.
“Memang terjadi lonjakan kasus yang signifikan dalam sebulan terakhir di Kepri,” kata Bisri di Tanjungpinang, Selasa (6/7).
Menurutnya sejak kemunculan varian baru COVID-19 B117 dari Inggris di Kota Batam pada akhir bulan Mei 2021, menyebabkan angka penyebaran virus itu makin meningkat.
Varian COVID-19 yang diklaim lebih cepat menular itu secara perlahan membuat varian lama akan menghilang dengan sendirinya.
“Memang betul itu, varian baru jadi penyumbang kasus aktif,” ujarnya.
Kemudian peningkatan angka testing COVID-19 masyarakat berdampak terhadap meningkatnya jumlah kasus aktif.
Namun begitu, upaya itu justru jadi langkah preventif pada penanganan pandemi COVID-19
“Semakin banyak testing, maka makin cepat pula mengetahui kondisi COVID-19 di suatu daerah,” ujar Bisri.
Lebih lanjut, Bisri turut mengimbau agar masyarakat selalu disiplin protokol kesehatan sebagai salah satu kunci memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
“Kesadaran dari masyarakat sangat dibutuhkan guna mendukung pemerintah menekan laju kasus COVID-19,” demikian Bisri.
Berdasarkan data satgas COVID-19 Selasa 6 Juli 2021, jumlah kasus di Kepri 28.484 orang, dengan kasus aktif 4.859 orang, meninggal 626 orang, dan sembuh 23.363 orang. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

