Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini. Foto: dokumen Biro Pemberitaan Parlemen.
DPR RI EKONOMI POLITIK

VNews.click, Jambi – Komisi VI DPR RI memastikan proyek strategis nasional Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) dilaksanakan sesuai dengan target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini, di Jambi, Jumat (10/4/2026), saat peninjauan perkembangan pembangunan dan operasional Jalan Tol Trans Sumatra yang dikerjakan oleh sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Kita tahu persis pembangunan infrastruktur itu salah satu pilar pertumbuhan ekonomi dan itu sangat penting, apalagi Sumatra yang sangat luas dengan sumber daya segala macam, baik itu sumber daya untuk pertaniannya, sumber daya alamnya, semuanya sangat mendukung kalau misalnya tol ini berjalan dengan baik,” kata Anggia Erma Rini.

Politikus PKB ini menjelaskan,  sejumlah tantangan yang dihadapi dalam pembangunan JTTS, di antaranya proses pembebasan lahan dan kebutuhan harmonisasi regulasi antarpemangku kepentingan.

Dan kunjungan kerja ini menurut Anggia Erma Rini, bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai hambatan tersebut sekaligus mencari solusi konkret guna mempercepat penyelesaian proyek.

“Sekarang kita sedang melakukan pengawasan sejauh mana perkembangan yang dilakukan oleh para teman-teman dari BUMN Karya dalam perlaksanaan pembangunan tol di Sumatra,” kata Anggia Erma Rini.

Dilansir dari berbagai sumber, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus dikebut, dengan lebih dari 1.000 km jalan tol telah beroperasi (termasuk ruas utama Lampung-Palembang) hingga awal 2025. Fokus saat ini adalah menyambungkan Palembang-Jambi-Betung, dengan progres beberapa ruas mencapai lebih 70%, serta melanjutkan tahap II dan III untuk menghubungkan hingga Aceh.

Adapun progress Tol Trans Sumatera per 2025-2026, adalah sebagai berikut. Pertama, ruas beroperasi lebih dari 1.046 km tol telah beroperasi pada Maret 2025, mencakup 15 ruas utama.

Kedua, proyek Palembang-Betung. Progres konstruksi mencapai di atas 73,84% pada akhir November 2025, dengan target konektivitas Jambi-Palembang yang lebih cepat.

Ketiga, Betung-Tempino-Jambi. Pembangunan terus berlanjut untuk memangkas waktu tempuh Jambi-Betung menjadi 2 jam (sebelumnya 6 jam).

Keempat, Jembatan Musi V. Menjadi salah satu bagian krusial pada ruas Tol Trans Sumatera yang progresnya terus dikejar pada 2026.

Kelima Ruas Lainnya.  Tol Muara Enim-Prabumulih direncanakan lanjut di 2026, dan tol Padang-Pekanbaru (Sicincin-Bukittinggi) ditargetkan mulai konstruksi pada Oktober 2026.

Keenam, Tahap II & III masih dalam rencana dan konstruksi berjalan untuk meningkatkan konektivitas antarpovinsi di Sumatra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *