KEPRI PEMILU POLITIK SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Menjelang pilkada serentak 2024, KPU Kepulauan Riau (Kepri) mendorong masyarakat menjadi pemilih cerdas. Hal ini bertujuan mewujudkan pesta demokrasi yang berkualitas.

Anggota KPU Kepri Priyo Handoko, mengatakan pemilih cerdas harus sadar bahwa mereka punya tanggung jawab membuat demokrasi lebih bermakna dan berkualitas.

Priyo mencontohkan salah satu persyaratan pencalonan kepala daerah di pilkada serentak 2024, ialah menyerahkan visi dan misi serta program kerja kepada KPU.

Seorang pemilih cerdas, minimal pernah satu kali membaca visi-misi dan program yang ditawarkan calon kepala daerah karena hal itu akan berpengaruh pada arah pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.

Menurut Priyo KPU Kepri bakal gencar mensosialisasikan visi-misi dan program masing calon kepala daerah melalui media sosial dan selebaran brosur dan pamflet .

“Tujuannya supaya semakin banyak pemilih yang membuka dan membaca visi dan misi pasangan calon, khususnya calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri,” ujar Priyo, Sabtu (7/9/2024).

Setelah tahu visi-misi para calon, sambungnya, pemilih cerdas hendaknya menonton debat pasangan calon yang rencananya akan digelar KPU Kepri sebanyak tiga kali.

KPU berusaha debat calon ditonton dan diikuti sebanyak mungkin warga Kepri, karena turut berpengruh terhadap arah pilihan masyarakat.

Selanjutnya, pemilih cerdas harus tegas menolak politik uang, sebab dalam regulasi penyelenggaran pemilu atau pilkada, politik uang sudah diharamkan secara eksplisit bahkan terancam sanksi pidana.

“Salab satu sasaran KPU ialah mengikis praktik politik uang dalam setiap proses pemilu atau pilkada, karena jadi salah satu varibel merusak demokrasi,” ungkapnya.

Berikutnya, masih kata Priyo, pemilih cerdas dirasa pelu mencari track record atau rekam jejak masing-masing calon kepala daerah melalui penelusuran gadget masing-masing. Hal ini jadi salah satu mengenali kualitas serta kapasitas para calon kepala daerah.

Terkahir, pemilih berkualitas itu tahu bahwa ia sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) pilkada, lalu mengetahui lokasi TPS, serta tahu menggunakan hak pilih agar jangan sampai mereka masuk ke TPS, tapi mencoblos semua surat suara sehingga hak suaranya menjadi sia-sia.

Dengan menjadi pemilih cerdas maka akan berdampak pada pemilu/pilkada berkualitas. Pun juga akan melahirkan pemimpin berkualitas pula. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *