VNews.click, Yogyakarta – Terjadi penurunan pendapatan dari sejumlah pelaku usaha sebagaimana diungkap dari data hasil Sensus Ekonomi Tahun 2026 (SE-2026), di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY.
Hal itu diungkap oleh Anggota DPD RI dari daerah pemilihan DIY, R.A. Yashinta Sekarwangi Mega, di sela-sela meninjau pelaksanaan SE-2026, bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DIY dan BPS Kota Yogyakarta, Selasa (4/8/2026).
Fakta hasil Sensus Ekonomi DIY itu, menurut Yashinta, menjadi cerminan aktivitas ekonomi masyarakat yang masih menghadapi tantangan dan memerlukan perhatian dalam penyusunan kebijakan.
“Yang paling saya soroti tadi adalah ada pedagang atau pelaku usaha yang menyampaikan bahwa pemasukannya menurun. Ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi juga mengalami penurunan. Saya berharap pemerintah bersama DPD RI dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan,” ujar Yashinta.
Dalam kegiatan tersebut, Yashinta meninjau langsung proses pendataan yang dilakukan petugas BPS kepada sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di antaranya pelaku usaha penjual mainan dan pembuat gorden, serta pedagang di Pasar Senen, Kota Yogyakarta.
Selain mengamati jalannya pendataan, ia juga berdialog dengan petugas BPS dan para pelaku usaha untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi ekonomi masyarakat.
Dikatakan Yashinta, kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi agar menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah.
“Sebetulnya tujuan utamanya adalah mengikuti kegiatan BPS dalam mengumpulkan data dari masyarakat untuk mendukung program sensus ekonomi. Harapannya, dari sensus ekonomi ini kami di pusat, dalam merumuskan kebijakan, dapat mengetahui bagaimana sebenarnya situasi riil masyarakat berdasarkan data-data yang dikumpulkan oleh petugas BPS,” ujarnya.
Sedangkan Kepala BPS Kota Yogyakarta, Joko Prayitno, mengapresiasi kehadiran R.A. Yashinta Sekarwangi Mega dalam SE-2026.
Menurutnya, kehadiran Anggota DPD RI memberikan semangat bagi petugas lapangan sekaligus mendorong masyarakat memberikan data secara jujur sehingga kualitas data yang dihasilkan semakin baik.
“Semoga kehadiran Ibu Yashinta menjadi dorongan bagi petugas lapangan dalam melakukan pendataan serta memberikan semangat untuk memperoleh data yang lebih baik. Kami juga berharap kehadiran Ibu dapat memotivasi masyarakat untuk memberikan data secara jujur, sehingga data yang diperoleh benar-bena mencerminkan kondisi riil di lapangan,” ujar Joko Prayitno.
Dikatakannya, data yang akurat dan berkualitas akan menjadi landasan penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, khususnya di bidang perekonomian, agar lebih tepat sasaran sesuai dengan kondisi riil masyarakat.[Fas]

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

