Tanjungpinang (Vnews.click) – Bulog Cabang Tanjungpinang bakal kembali mendatangkan 2.000 ton beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Tanjungpinang dan Bintan pada awal September 2024.
Kepala Bulog Cabang Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, mengatakan, saat ini stok cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog Tanjungpinang tersisa sekitar 380 ton atau bertahan hingga satu bulan ke depan.
Dengan adanya estimasi penambahan 2.000 beras dalam waktu dekat, maka pasokan CBP di gudang Bulog Tanjungpinang bakal tersedia memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun, karena kebutuhan beras di Pulau Bintan per bulan sekitar 300-350 ton.
Selain itu, bulog Tanjungpinang juga masih menyimpan beras komersil atau premium sekitar 3 ton, minyak goreng 1.000 liter kosong, gula pasir 4 ton dan daging beku kosong.
“Beras yang masuk ke Tanjungpinang rata-rata diimpor dari luar negeri, seperti Thailand, Myanmar, Vietnam hingga Pakistan,” kata Arief, Senin (2/9/2024).
Sementara harga beras di Tanjungpinang masih nengacu pada putusan badan pangan nasional (Bapanas) tanggal 1 Mei 2024, di mana beras SPHP di gudang bulog sebesar Rp11.300 per kilogram, sedangkan HET di pasaran sebesar Rp13.100 per kilogram. Untuk kemasan lima kilogram sebesar Rp65.500 per kilogram.
Kemudian, beras premium Rp13,500 per kilogram, gula Rp14.000 per kilogram, dan minyak goreng kemasan Rp15 ribu per liter.
Ia menambahkan untuk di Tanjungpinang, ppenjualan beras SPHP terpantau di bawah HET.
“Rata-rata di kisaran Rp62.000 sampai Rp63.000 per kilogram,” pungkasnya. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

