Tanjungpinang (Vnews.click) – Dinas Pertanian dan Peternakan (DP3) Kota Tanjungpinang menggelar gerakan pangan murah atau GPM di empat titik sepanjang bulan Oktober 2025 untuk menstabilkan harga bahan pangan.
Keempat titik tersebut antara lain di halaman Kantor Kecamatan Tanjungpinang Kota (13 Oktober 2025).
Lalu, di halaman area parkir Kecamatan Tanjungpinang Timur (14 Oktober 2025), kemudian di lapangan Tugu KB Tanjung Unggat (15 Oktober 2025), dan di halaman parkir Ramayana (16 Oktober 2025).
“Kegiatan GPM bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kestabilan harga pangan dan ekonomi,” kata Kepala Bidang Ketahanan Pangan DP3 Tanjungpinang, Yesi Perdeawati, Senin (13/10/2025).
Melalui bazar ini, DP3 Tanjungpinang ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Menurut Yesi gerakan pangan murah dilakukan dalam upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok sekaligus langkah strategis menekan laju inflasi daerah jelang akhir tahun 2025.
Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, seperti beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, telur, serta bahan-bahan untuk membuat kue.
Selain itu, GPM ini turut menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
“Acara ini didukung penuh Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cabang Kepri dengan keterlibatan vendor pangan terpercaya, termasuk Bulog, Hypermart, dan UMKM lokal,” ungkap Yesi.
Gerakan pangan murah di halaman Kantor Camat Tanjungpinang, Senin (13/10/2025) pagi, mendapat sambutan positif dari masyarakat Tanjungpinang.
Warga terlihat memanfaatkan kesempatan ini untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti beras SPHP Bulog dijual Rp55 ribu per lima kilogram, dari yang biasanya dijual Rp57 ribu per lima kilogram.
Selain itu, ada pula minyak goreng dijual Rp14 ribu per liter, sementara harga eceran tertinggi Rp15,700 per kilogram. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

