SOSIAL TANJUNGPINANG

Tanjungpinang (Vnews. Click) – Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Kota Tanjungpinang, Kepri, menangani 27 kasus membahayakan nyawa manusia sepanjang Januari-Juni 2022, seperti bencana alam hingga kecelakaan laut.

“Dari 27 kejadian ini, kami berhasil menyelamatkan sebanyak 129 korban, sementara yang meninggal dunia 22 korban, dan hilang 17 orang,” kata Kepala Seksi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Tanjungpinang, Ahmad Effendy Purba, Rabu (27/7/2022).

Effendi merinci 27 kejadian yang ditangani tersebut, di antaranya adalah kasus kecelakaan kapal sebanyak 18 kejadian, diikuti kondisi membahayakan manusia sebanyak 8 kejadian, dan bencana alam sebanyak 1 kejadian.
Menurutnya jumlah kejadian meningkat jika dibanding dengan semester pertama tahun 2021 yang berjumlah sebanyak 15 kasus.

Lanjutnya menyampaikan dalam upaya penyelamatan tersebut, Basarnas Tanjungpinang menerjunkan alat utama SAR, seperti Kapal Negara Purworejo 101, Rigit Inflatble Boat, dan Rescue Boat 209.
Pihaknya juga mengimbau khususnya para nelayan sebelum melaut agar terlebih dahulu memperhatikan kelayakan kapal, alat komunikasi, alat keselamatan dan selalu memperhatikan kondisi cuaca.

“Pasalnya untuk tahun ini, kasus kecelakaan kapal laut paling banyak terjadi dan dilakukan penyelamatan oleh Tim Basarnas dengan melibatkan pihak-pihak terkait lainnya,” pungkasnya. (Lus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *