KEPRI PEMERINTAHAN TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, melakukan rotasi dan promosi 62 pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri meliputi kepala dinas, kepala biro, direktur rumah sakit hingga kepala bidang/bagian OPD.

Ansar mengatakan rotasi dan promosi pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan dan optimalisasi pelayanan publik.

“Kebijakan ini bertujuan mendinamisasi organisasi serta pengembangan karier ASN, karena ada jabatan yang harus segera diisi dampak pejabat pensiun, meninggal dunia, dan berbagai kebutuhan organisasi lainnya,” kata Ansar usai melantik pejabat eselon II, III dan IV di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (19/2/2026).

Ansar pun mengingatkan jabatan yang diemban bukanlah hak, melainkan kewajiban dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia bersama Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura berkomitmen terus mengevaluasi kerja dan kinerja pejabat dari waktu ke waktu.

Dia turut menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan kualifikasi ASN sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Kepri dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan berdaya saing.

“Pejabat harus memberikan kontribusi nyata dan mencatatkan keberhasilan di tempat yang ditugaskan. Bagi yang pindah ke organisasi baru, segera menyesuaikan diri dan lakukan konsolidasi dengan baik,” ucap Ansar.

Gubernur Ansar juga memberi perhatian khusus pada perangkat daerah yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat. Ia berharap seluruh jajaran mampu memberikan pelayanan dengan kredibilitas terbaik.

 

Selain itu, dia mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik memiliki tanggung jawab besar dalam menyukseskan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepri sebagai dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah daerah yang telah disepakati bersama DPRD melalui Peraturan Daerah.

“Tidak ada kepala OPD yang berjalan sendiri-sendiri dengan RPJMD masing-masing. RPJMD adalah kesepakatan kita bersama melalui Perda dengan DPRD dan itulah acuan utama dalam bekerja,” kata Ansar menegaskan.

Adapun, sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik antara lain Andri Rizal sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, lalu Martin Luther Maromon sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial, Kesra, dan Pengembangan SDM.

Selain itu, Guntur Sakti dilantik sebagai Kepala Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran, lalu M Bisri sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, kemudian Herry Andrianto sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, serta Ika Hasilah sebagai Sekretaris DPRD.

Sudianto sebagai Kepala Biro Kesra, Agusman sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Endri Joko Satrio sebagai Kepala Biro Umum, serta Sentot Faisal sebagai Kepala Badan Penghubung. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *