EKONOMI KEPRI PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE Videos

Tanjungpinang (Vnews.click) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri mencatat neraca perdagangan pada Januari 2025 mengalami surplus sebesar 427,51 juta dolar AS, karena nilai ekspor lebih besar dibanding impor.

Kepala BPS Kepri, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan nilai ekspor pada Januari 2025 sebesar 2.177,29 juta dolar AS, lebih besar dari nilai impor pada periode yang sama sebesar 1.749,78 juta dolar AS.

“Surplus neraca perdagangan berasal dari sektor migas yang mencapai 7,52 juta dolar AS, dan sektor nonmigas sebesar 419,99 juta dolar AS,” kata Margaretha di Tanjungpinang, Senin (3/3/2025).

Kepala BPS menjelaskan bahwa kegiatan ekspor di Kepri pada bulan Januari 2025 dibanding Desember 2024 naik sebesar 25,79 persen, yaitu dari 1.730,84 juta dolar AS menjadi 2.177,29 juta dolar AS.

Peningkatan nilai ekspor Januari 2025 disebabkan oleh naiknya ekspor sektor non-migas sebesar 37,92 persen. Komoditi ekspor nonmigas yang memiliki peran terbesar di Kepri pada Januari 2025 adalah hasil industri dengan nilai ekspor sebesar 1.873,25 juta dolar AS dan memiliki
peran 86,04 persen dari nilai ekspor.

Pada ekspor migas, komoditi yang terbesar di Kepri selama Januari 2024 adalah gas alam dengan nilai ekspor 166,03 juta dolar AS dan memiliki peran sebesar 7,63 persen dari nilai ekspor.

Saudi Arabia menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar pada Januari 2025
mencapai 498,18 juta dolar AS dengan peranannya sekitar 26,47 persen.

“Singapura menjadi negara tujuan ekspor migas terbesar pada Januari 2025 yang mencapai 224,35 juta dolar AS dengan peranannya sebesar 75,92 persen,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *