Vnews.click, Tanjungpinang – Ratusan siswa di Kabupaten Anambas, diduga keracunan setelah mengkonsumsi makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Anambas yang sedikan dapur SPPG Air Asuk di Kecamatan Siantan Tengah, Rabu 15 April 2026.
Menindak lanjuti kejadian ini, Pemprov Kepri telah menurunkan tim dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) ke Anambas untuk mengecek kondisi korban yang diduga keracunan MBG.
Bahkan dalam waktu dekat ini, tim dari pusat juga akan turun ke wilayah perbatasan tersebut.
Ada sekitar 155 korban/siswa, dan sebagian orangtua yang ikut menikmati MBG anaknya.
“Alhamdulillah, seluruh korban sudah ditangani dengan baik oleh tim medis,” kata Kepala DKP2KH Kepri Rika Azmi, Senin (20/4/2026).
Kendati demikian, Rika belum dapat memastikan apakah para korban memang terdampak keracunan MBG atau bukan.
Pihak sudah mengambil sampel menu MBG di Anambas untuk diselidiki lebih lanjut di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), baru kemudian dapat diketahui hasilnya.
“Untuk sementara, penyaluran MBG di Anambas dihentikan dulu, termasuk operasional dapur SPPG-nya, sampai proses investigasi selesai,” pungkasnya. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

