EKONOMI KEPRI PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE Videos

Tanjungpinang (Vnews.click) – Export Center Batam, Provinsi Kepulauan Riau telah memfasilitasi sejumlah produk UMKM dari daerah tersebut hingga berhasil menembus pasar global atau mancanegara.

Tenaga Teknis Export Centre Batam, Bambang Nugianto, mengatakan sejauh ini sudah banyak produk UMKM lokal yang diminati buyer atau pembeli dari luar negeri, seperti Brunei Darussalam dan Hongkong.

“Kami memfasilitasi pelaku UMKM menawarkan produk mereka melalui media zoom kepada pembeli luar negeri, dan ada beberapa pembeli yang tertarik serta meminta dikirimkan sampel produk UMKM dari Kepri,” kata Bambang saat berkunjung ke Kota Tanjungpinang, belum lama ini.

Bambang menyatakan terdapat empat produk UMKM dari Kepri, khususnya dari Batam yang terpilih untuk kemudian dikirimkan sampel produknya kepada pembeli di Brunei Darusssalam.

Selain itu, ada 20 produk UMKM lokal lainnya yang diminati pembeli di Hongkong. Sampel produk-produk tersebut sudah dikirim pada akhir November 2025.

“Sekarang sampelnya sedang dicek di luar negeri, selanjutnya pembeli akan berkomunikasi langsung dengan pelaku UMKM. Kami sebatas memfasilitasi, bukan ikut bertransaksi,” ujar Bambang.

Dia melanjutkan sampel produk-produk UMKM Kepri yang dikirim ke luar negeri itu, antara lain produk kopi biji salak, kerupuk ikan, keripik singkong, keripik pisang, rendang daging hinga minuman jahe herbal dalam bentuk kemasan serbuk.

“Termasuk aneka produk kerupuk olahan ikan dari Kyria Rezeki Tanjungpinang,” ujarnya.

Bambang turut menjelaskan Export Center Batam adalah pusat layanan satu atap dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI guna membantu UMKM dan eksportir di Kepri agar bisa menembus pasar global, menyediakan konsultasi ekspor, informasi pasar, business matching, pelatihan, serta pendampingan pemanfaatan Free Trade Agreement (FTA).

Keberadaannya strategis, karena Batam adalah zona Free Trade Zone (FTZ) atau kawasan perdagangan bebas, sehingga memperkuat posisinya sebagai pintu gerbang ekspor dan hub perdagangan regional.

Ia menambahkan saat ini Export Center Kemendag hanya tersebar di empat titik di Indonesia, yaitu Surabaya (Jawa Timur),
Makassar (Sulawesi Selatan), Balikpapan (Kalimantan Timur), dan termasuk Batam (Kepri).

“Kenapa salah satunya dibangun di Batam, karena kawasan ini jadi salah satu hub perdagangan dan produknya banyak, makanya kita dukung tembus pasar ekspor, khususnya pelaku UMKM,” pungkas Bambang. (Mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *