HUKUM KEPRI TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BP2D) mengimbau warga setempat yang saat ini sedang berada di Timur Tengah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi keamanan di wilayah tersebut.

Imbauan resmi itu disampaikan berdasarkan hasil koordinasi intensif BP2D Kepri dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terkait dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah, khususnya ketegangan di Iran dan sekitarnya.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kemenlu RI sembari mengumpulkan data jumlah warga Kepri yang berada di Timur Tengah,” kata Kepala BP2D Kepri, Doli Boniara, Selasa (4/3/2026).

Doli menyampaikan dengan adanya potensi eskalasi konflik yang dapat berdampak pada gangguan aktivitas penerbangan serta mobilitas masyarakat, warga Kepri di Timur Tengah diminta untuk tetap tenang namun selalu waspada terhadap perkembangan situasi di titik-titik strategis.

Kemudian, warga diimbau untuk menjauhi lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik keramaian atau objek strategis yang mungkin menjadi fokus respons keamanan setempat.

Selanjutnya, pastikan dokumen identitas seperti paspor dan identitas diri lainnya tersimpan dengan aman dan dalam jangkauan.

Sementara, bagi warga Kepri yang baru akan melakukan perjalanan ke wilayah tersebut, disarankan untuk menunda perjalanan hingga situasi dinyatakan kondusif.

“Bagi yang sudah berada di sana, segera lakukan lapor diri melalui Portal Peduli WNI:
https://peduliwni.kemlu.go.id,” ungkap Doli.

Selain itu, Doli turut mengingatkan warga Kepri terus menjalin komunikasi dengan sesama komunitas masyarakat Indonesia dan segera menghubungi Perwakilan RI (KBRI/KJRI) terdekat jika menghadapi keadaan darurat.

Ia memastikan BP2D akan terus memantau kondisi di Timur Tengah dan berkoordinasi dengan Kemenlu guna memastikan keselamatan warga Kepri di luar negeri. (Mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *