BINTAN KEPRI

BINTAN (VNEWS.click) – Penyu berlumuran limbah minyak hitam terdampar di tepi pantai kawasan wisata Lagoi Kabupaten Bintan, Rabu (08/01) siang.

Diduga penyu ini terdampar karena matanya tidak kelihatan akibat terkena limbah minyak hitam, sehingga tidak dapat melihat dan menerobos bekas jaring ikan nelayan. Akibatnya tersangkut dan terbawa arus ke tepi pantai.

“Saat diselamatkan, berutung penyu masih dalam kondisi hidup dan tidak terluka,” kata CSR Manager Banyan Tree, Henry Ali Siregar.

Akibat limbah minyak hitam tidak hanya berdampak bagi pencemaran lingkungan pantai saja. Namun ekosistem laut juga terkena imbasnya. Seperti keberlangsungan kehidupan para penyu disekitar pantai.

Seminggu terakhir ini, menurut Henry, sudah 3 ekor penyu jenis Chelonia Mydas atau penyu hijau yang terdampar dikawasan pantai wisata Lagoi. “Dilokasi pantai Banyan Tree sendiri dan Club Med,” ujarnya.

Selesai tubuh penyu yang terkena minyak hitam dibersihkan, penyu ini selanjutnya dilepas kehabitat asalnya.(Apd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *