Tanjungpinang (Vnews.click) – Ribuan warga Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) antusias menyaksikan pawai budaya dan kendaraan hias yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat, Sabtu (3/9/2022).
Cuaca terik tidak menyurutkan semangat warga untuk melihat langsung aneka atraksi kesenian dan budaya yang ditampilkan dalam acara pawai tersebut.
Sejumlah ibu rumah tangga bahkan rela berpanas-panasan di pinggir jalan sembari membawa anak-anaknya menunggu barisan peserta pawai dan kendaraan hias yang melintas di hadapan mereka.
“Sangat terhibur, apalagi sudah dua tahun tak ada pawai budaya di Tanjungpinang, akibat pandemi COVID-19,” kata seorang ibu rumah tangga, Fitriani.
Koordinator acara Syafaruddin menyampaikan pawai budaya dan pawai kendaraan hias digelar dalam rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama Pemkot Tanjungpinang dengan BUMN dan Perbankan, dengan menggandeng Forum Guru Olahraga (FGO) di daerah itu.
Pawai budaya melibatkan paguyuban se-Tanjungpinang, sanggar seni, sekolah dari SMP dan SMA. Sedangkan pawai kendaraan hias melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan dan seluruh kelurahan se-Tanjungpinang. Tak kurang dari 2.000 peserta berpartisipasi dalam kegiatan pawai tersebut.
Untuk pawai budaya, katanya, para peserta pawai menunjukkan kesenian daerah masing-masing, seperti berpakaian adat khas Melayu hingga pertunjukan kesenian kuda lumping khas Jawa.
“Kalau pawai kendaraan hias, misalkan dibuat menyerupai kapal hingga alat-alat perang,” ujar dia.
Peserta pawai budaya berjalan dari jembatan tugu Raja Haji Fisabilillah sampai ke gedung daerah. Untuk pawai kendaraan hias bergerak dari sepanjang Jalan Agus Salim dengan rute menuju Jalan Hang Tuah hingga Jalan Sulaiman Abdullah.
Syafaruddin menjelaskan kegiatan ini bertujuan menunjukkan keragaman budaya masyarakat untuk mempererat lagi silaturahmi antarsesama agar tumbuh lagi kesadaran akan hidup bersama lagi setelah pandemi COVID-19.
“Dengan menampilkan budaya dari berbagai daerah ini, kita berharap masyarakat menjadi lebih bersemangat dan bersinergi antara satu suku dan suku lainnya di bawah payung budaya Melayu kita,” ujarnya.
Ia mengapresiasi para peserta pawai budaya dapat memberikan penampilan yang maksimal, apalagi pawai tersebut juga diperlombakan.
“Bagi peserta pawai dengan penampilan terbaik, akan diberikan penghargaan,” ucapnya. (Lus).

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

