TANJUNGPINANG (VNEWS.click) – Kepala BNN Kepri, Brigjen Pol Richard Nainggolan menyatakan peredaran narkoba di wilayah Kepri sebagian besar berasal dari negeri jiran Malaysia.
“Untuk menghentikan masuknya narkoba ke Kepri, BNN Kepri sudah berupaya menjalin koordinasi dengan pihak terkait di Malaysia untuk bekerja sama menuntaskan mata rantai peredaran narkoba tersebut,” kata Richard.
Namun menurut Richard, Malaysia sendiri pun mengaku bahwa narkoba tersebut bukan diproduksi di negara mereka. Melainkan juga datang dari negara lain yang masuk ke Malaysia.
“Narkoba merupakan kejahatan yang luar biasa, bahkan peredarannya lintas Negara,” ujarnya.
Dikatakan Richard, kewenangan untuk melakukan investigasi terkait asal maupun pabrik narkoba di negara lain pun tak diperbolehkan. Kecuali di Indonesia khususnya Kepri.
Dirinya menambahkan secara umum peredaran narkoba di Kepri lebih banyak di tempat umum. Kendati bukan rahasia umum narkoba juga diedarkan di sejumlah diskotik atau tempat hiburan malam.
Pihaknya juga gencar menggelar razia di sejumlah diskotik. Tapi kewenangan untuk menutup tempat hiburan tersebut bukan wewenang BNN.(Ego)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

