TANJUNGPINANG (VNEWS.click) – Mahasiswa Natuna di Tanjungpinang, Sabtu (11/01) sore kemarin berunjuk rasa di depan pos polisi lapangan Pamedan. Mereka menolak masuknya ratusan nelayan dari kawasan Pantai Utara Pulau Jawa untuk melaut ke Zona Ekonomi Ekslusif ( ZEE ) di perairan Natuna.
“Kami menolak kedatangan ratusan nelayan Pantai Kawasan Utara ( pantura ) dari pulau Jawa ke Natuna. Seperti yang dinyatakan Menkopolhukam Mahfud MD untuk mengisi kekosongan diperairan Zona Ekonomi Ekslusif yang belakangan ini diklaim pihak China,” kata Krisye Arga, Koordinator Aksi Lapangan.
Menurutnya, pemerintah pusat bukan memberi solusi, melainkan mengganggu mata pencarian nelayan lokal di Natuna. “Seharusnya pemerintah pusat memberi kapal ukuran besar dan alat tangkap yang lengkap bagi nelayan Natuna,” terangnya.
Dengan begitu, lanjut Krisye, nelayan Natuna bisa melaut dan menangkap ikan di Zona Ekonomi Ekslusif sekitar 120 mil dari bibir pantai.
Setelah berorasi kurang lebih selama 1 jam , para mahasiswa yang dikawal ketat pihak kepolisian Polres Tanjungpinang membubarkan diri dengan tertib. (Apd)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

