Tanjungpinang (Vnews.click) – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri, Guntur Sakti, menyampaikan performance kunjungan wisnus ke Kepri relatif rendah jika dibandingkan provinsi yang ada di Pulau Jawa, maupun sepuluh provinsi di Sumatera.
Kepri dengan karakteristik daerah kepulauan memiliki angka pergerakan wisatawan yang kecil, karena pergerakan orang melintasi laut dan pulau (over sea) yang kadang cukup jauh dan memakan waktu tempuh, belum lagi biaya transportasi yang mahal.
“Makanya kita tidak sebaik provinsi berbasis daratan (over land) yang terhubung dengan berbagai sarana, prasarana, moda dan sistem transportasi yang handal dan modern,” ujar Guntur, Sabtu (5/10/2024).
Maka itu, kata Guntur, tidak mengherankan jika 76 persen pergerakan wisnus terkonsentrasi di seluruh provinsi di Pulau Jawa, sebab dpt diakses dengan berbagai moda transportasi dan infrastruktur yang makin modern.
Selain itu, mahalnya harga tiket pesawat juga memberi andil besar terhadap pergerakan wisnus ke Kepri maupun antar kabupaten/kota setempat.
“Namun demikian, tren pergerakan wisnus ke Kepri pasca COVID-19 semakin baik dan meningkat karena semakin bertambahnya daya tarik dan daya saing Kepri, baik di aspek aksesibilitas, amenitas dan atraksi,” kata Guntur. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

