Tanjungpinang (Vnews.click) – Sisa Lebih Perhitungan Anggaran atau SiLPA Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kota Tanjungpinang, mencapai Rp4,8 Miliar. Adanya sisa anggaran tersebut disebabkan adanya efesiensi yanh dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di ibu kota Provinsi Kepri tersebut.
Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal, mengatakan bahwa sisa anggaran Pilkada 2024 tersebut sudah dikembalikan ke Pemerintah Kota (Pemko) setempat, pada beberapa waktu lalu. Penyerahan secara formil dilakukan ke Ketua Tim Keuangan Pemerintah Daerah (TAPD).
“Kita sudah lakukan pengembalian ke Ketua TAPD. Intinya sudah kita transfer balik dan diserahkan secara formil,” kata Faizal, Selasa (25/3).
Ia menerangkan, bahwa sisa anggaran penyelenggaraan Pilkada 2024 ini sebesar Rp4,8 Miliar, dari total anggaran hibah dari Pemko Tanjungpinang sebesar Rp16,2 Miliar. Adanya SiLPA tersebut disebabkan adanya efesiensi yang dilakukan oleh KPU Tanjungpinang.
Seperti adanya penataan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rencana awalnya sebanyak 600 TPS, malah berubah sebanyak 323 TPS jelang hari pemilihan kepala daerah tersebut. Hal tersebutlah membuat biaya operasional di TPS ikut berkurang.
“Yang awalnya 600 TPS, sekarang hanya 323 TPS. Artinya berkurang dari sisi operasional. Jadi (anggaran) tidak bisa digunakan, karena sudah terbentuk mata anggarannya,” tambahnya.
Selain itu, berkurangnya jumlah debat pasangan calon dari rencana awal KPU Tanjungpinang juga menjadi penyebab terjadinya sisa anggaran senilai miliaran rupiah tersebut. Debat yang awalnya direncanakan dilakukan sebanyak tiga kali, malah menjadi dua kali.
“Debat awalnya tiga kali, namun hanya dua kali. Itu efesiensi yang dilajukan selama penyelenggaraan (Pilkada) dan banyak efesiensi dari rasionalisasi TPS,” pungkasnya. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

