KEPRI PEMERINTAHAN PEMILU POLITIK TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Ketua KPU Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Indrawan Susilo Prabowoadi mengatakan pihaknya akan menggunakan aplikasi e-coklit untuk melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih (Coklit) jelang Pilkada 2024.

“Aplikasi e-Coklit akan mempermudah petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) dalam melakukan pemutakhiran data pemilih,” ujar Indrawan, Rabu (19/6/2024).

Dia menyebut di dalam aplikasi e-coklit, sudah tersimpan data pemilih yang akan dicoklit, sehingga pantarlih dapat mengakses data secara elektronik dan melakukan verifikasi dengan lebih cepat dan akurat.

Sistem elektronik ini memastikan akurasi data pemilih dengan lebih baik. Petugas pantarlih dapat memverifikasi data secara elektronik dan menghindari kesalahan manual yang dapat terjadi dalam metode tradisional.

“Dengan menggunakan e-coklit, petugas pantarlih dapat menghemat waktu, karena tidak perlu melakukan pencocokan manual yang memerlukan waktu yang lebih lama,” ungkapnya.

Ia optimistis target e-coklit 100 persen pada Pilkada 2024 dapat tercapai, seperti capaian coklit pada pelaksanaan Pemilu 2024.

Pihaknya akan mengerahkan 5.906 pantarlih untuk melaksanakan coklit terhadap 1.551.939 daftar pemilih potensial Pilkada 2024 yang tersebar di 3.304 TPS di tujuh kabupaten/kota se-Kepri.

“Coklit dimulai tanggal 24 Juni sampai 25 Juli 2024,” ujar Ketua KPU.

Selain itu, di Pilkada 2024 untuk pertama kalinya ada TPS yang akan dicoklit dua orang pantarlih, padahal biasanya satu TPS satu orang pantarlih.

Sesuai regulasi KPU RI, sambungnya, untuk TPS dengan jumlah pemilih lebih dari 400 orang akan diterjunkan dua orang pantarlih.

“Maka itu, total pantarlih yang direkrut lebih banyak dari jumlah perencanaan TPS di Pilkada 2024,” pungkas Indrawan. (Red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *