KEPRI

Tanjungpinang (Vnews.click) – Jumlah kebutuhan hewan kurban Idul Adha 1445 Hijriah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencapai 18 ribu ekor, meliputi 7.205 ekor sapi dan 10.691 ekor kambing.  

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Kepri, Rika Azmi, mengatakan kebutuhan hewan kurban tahun ini diprediksi meningkat sepuluh persen dibanding Idul Adha tahun lalu yang sekitar 17 ekor.  

“Peningkatan itu dipengaruhi beberapa faktor, seperti pemulihan ekonomi yang memicu daya beli masyarakat, kemudian adanya keinginan atau semangat yang kuat bagi masyarakat untuk berkurban, terutama bagi mereka yang mampu,” kata Rika Azmi, Kamis (6/6/2024).  

Sementara dari sisi ketersediaan hewan kurban jelang Idul Adha 2024, juga mengalami peningkatan dibanding tahun 2022 maupun 2023.  

Hingga akhir Mei 2024, kata Rika, tercatat ada sekitar 19 ribu hewan kurban yang tersedia di Kepri, terdiri dari sapi sebanyak 7.259 ekor dan kambing 12.691 ekor.

Bahkan khusus sapi, rencananya akan ada pemasukan lagi jelang lebaran Idul Adha, khususnya di Kabupaten Karimun dan Kota Batam sebanyak 1.500-2.000 ekor.  

“Intinya, dari segi ketersediaan dan kebutuhan untuk hewan kurban cukup. Apalagi dalam waktu dekat datang lagi sapi dari beberapa daerah ke Kepri,” ungkap Rika.

Rika menambahkan ketersediaan hewan kurban cukup di Kepri, karena sejak jauh-jauh hari pelaku usaha atau peternak telah menyiapkan stok hewan kurban.

Selain bersumber dari pasokan ternak lokal, sebagian besar pasokan hewan kurban didatangkan dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jambi dan Lampung.

“Setelah beberapa tahun sempat pemasukan hewan kurban memang dibatasi akibat wabah PMK, namun saat ini hewan kurban terutama sapi sudah bisa masuk dari mana saja ke Kepri, asal dilengkapi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *