KEPRI SOSIAL TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang melakukan operasi pencarian terhadap dua nelayan hilang dalam insiden kecelakaan laut di Perairan Utara Bangka Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan kecelakaan laut bermula saat sebuah kapal nelayan berangkat dari Pelabuhan Jelitik, Kabupaten Bangka, pada 5 Juli 2026 untuk mencari cumi.

Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya dari Kantor SAR Pangkalpinang, Minggu (12/7/2026) pagi, kapal nelayan itu tenggelam setelah ditabrak oleh kapal tongkang yang sedang melintas di koordinat 0° 55.764′ S 106° 23.135′ E,” pada Minggu dinihari atau sekitar pukul 10.00 WIB.

“Ada empat penumpang di dalam kapal nelayan tersebut, dua di antaranya berhasil diselamatkan nelayan sekitar, dan dua lainnya hilang dan belum ditemukan,” kata Fazzli, Minggu sore kemarin.

Adapun identitas dua nelayan selamat atas nama Udin dan Umin, sedangkan dua nelayan hilang bernama Yudi dan Yudika.

Lanjut Fazzli menyampaikan setelah menerima laporan kejadian itu, SAR Tanjungpinang segera merespons cepat dengan mengerahkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Lingga.

Operasi SAR pada hari pertama ini dihadapkan pada tantangan cuaca yang cukup ekstrem. Berdasarkan data lapangan, angin bertiup dari arah Selatan dengan kecepatan mencapai 16 Knots, arus menuju arah Utara dengan kecepatan 1.1 Knots, serta ketinggian gelombang mencapai 1.2 hingga 1.5 Meter.

SAR Tanjungpinang terus menjalin koordinasi intensif dengan Kansar Pangkalpinang, serta telah memancarkan Broadcast (pemapelan) kepada unsur SAR lainnya dan kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan tersebut untuk memberikan bantuan pemantauan.

Tim SAR Gabungan berkomitmen untuk memaksimalkan upaya pencarian. Perkembangan lebih lanjut terkait operasi SAR ini akan disampaikan secara berkala. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *