Tanjungpinang (Vnews.click) – Jumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan dan Lapas se-Kepri mengalami kelebihan kapasitas mencapai 97,91 persen.
Berdasarkan data terbaru, jumlah total penghuni Rutan dan Lapas yang tersebar di seluruh wilayah Kepri sebanyak 4.730 orang, meliputi narapidana 3.963 orang, dan tahanan 767 orang.
“Sementara kapasitas penghuni rutan dan lapas se-Kepri, sebanyak 2.930 orang, atau over kapasitas 97,91 persen” kata Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan Kanwil Kemenkumham Kepri Davy Bartian, Kamis (14/11/2024).
Davy memaparkan bahwa penghuni rutan dan lapas di Kepri didominasi pelaku kasus narkoba yang mencapai 2.554 orang, kemudian disusul tindak pidana korupsi (Tipikor) 98 orang, lalu tindak pidana perdagangan orang 58, dan kejahatanan kehutanan atau illegal logging 11 orang.
Untuk mengatasi kelebihan kapasitas tersebut, Kemenkumham Kepri melakukan distribusi atau perputaran tahanan Rutan dan Lapas.
Sebagai contoh, tahanan Rutan Kelas I Tanjungpinang yang sudah diputuskan menjadi narapidana, bisa dipindahkan ke Lapas Tanjungpinang, Batam, maupun Dabo Singkep di Kabupaten Lingga.
“Artinya, ketika ada lapas yang masih memungkinkan menampung serta melakukan pembinaan terhadap narapidana, bisa dipindahkan ke sana,” ungkapnya.
Davy menambahkan kelebihan kapasitas penghuni rutan dan lapas itu juga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban karena jumlah SDM yang tidak sebanding dengan warga binaan.
Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya maksimal menjaga kondusifitas rutan dan lapas agar senantiasa aman dan terkendali dengan SDM yang ada sekarang.
Selain itu, petugas rutan dan lapas turut dibekali dengan kemampuan komunikasi yang baik serta pendakatan yang humanis, sehingga warga binaan dapat mengikuti proses penahanan maupun pembinaan dengan baik pula.
“Dengan begitu diharapkan warga binaan pada saat kembali ke masyarakat atau keluarga, bisa menjadi manusia baru lagi dan tentunya dibekali dengan keterampilan tertentu yang diperoleh selama menjalani proses pembinaan di rutan atau lapas,” pungkasnya. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

