Vnews.click, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepri menyampaikan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah setempat saat ini telah memenuhi kuota 50 persen dari total peta potensi kebutuhan ideal.
“Dari hasil pemetaan kami, idealnya jumlah ASN Kepri 24.770 orang, tapi saat ini baru terpenuhi 12.534 orang, atau sekitar 50 persen,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Misni, Kamis (2/7/2026).
Misni menyampaikan ASN Pemprov Kepri terdiri dari PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia memastikan tak ada ruang pengangkatan pegawai lainnya, selain PNS dan PPPK.
Misni juga menegaskan Pemprov Kepri tetap berupaya memaksimalkan jumlah ASN dengan beban kerja yang ada, karena untuk merekrut ASN baru harus menyesuaikan dengan kompetensi dan kemampuan keuangan daerah.
Apalagi, lanjut Misni, saat ini belanja pegawai Pemprov Kepri sudah di atas 30 persen, atau melebihi batas maksimal 30 persen sesuai UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hak Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD).
“Maka itu, kami berencana menangguh perekrutan CPNS baru sebagai dampak dari keterbatasan anggaran daerah,” ujar Misni.
Sekda turut menambahkan ke depan kebutuhan ASN Pemprov Kepri lebih didominasi untuk tenaga pendidikan, kesehatan termasuk infrastruktur.
Ia mencontohkan belakangan ini antusias orangtua yang menyekolahkan anaknya masuk SMK di Kepri semakin tinggi, bahkan pemprov harus menambah dua SMK baru di Kota Batam guna mengakomodir peserta didik baru.
“Dengan demikian, kebutuhan tenaga pendidik kejuruan di masa yang akan datang juga semakin tinggi,” pungkasnya. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

