BINTAN KEPOLISIAN KEPRI KRIMINAL PEMILU POLITIK UPDATE

Bintan (Vnews.click) – Wilayah Kabupaten Bintan masuk dalam kategori kurang rawan konflik pada pelaksanaan pilkada serentak 2024 dengan indeks 0 – 33,00 persen.

Hal tersebut berdasarkan indeks potensi kerawanan pilkada (IPKP) yang disusun Polri pada tahap II di bulan Juli 2024 dengan memperhatikan tujuh dimensi, 26 variabel, dan 346 indikator.

“IPKP Polri itu juga mengacu pada indeks kerawanan pilkada (IKP) Bawaslu Bintan di pilkada 2024,” kata Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo, Senin (26/8/2024).

Kendati kurang rawan konflik, ia menegaskan bahwa jajaran Polres Bintan tetap mempersiapkan pengamanan sebaik mungkin sebagai langkah antisipasi menghadapi kontestasi politik di pilkada 2024.

Kapolres menyebut Polres Bintan bakal mengerahkan 1.123 personel gabungan untuk operasi pengamanan pilkada dengan sandi operasi mantab praja seligi 2024.

Personel yang terlibat operasi itu terdiri dari Polri/Brimob, TNI, BPBD, dinas perhubungan, satuan perlindungan masyarakat (Satlinmas) dan stakeholder lainnya.

“Operasi ini berjalan selama selama 127 hari yang dimulai tanggal 27 Agustus 2024 sampai dengan 31 Desember 2024,” kata Kapolres Bintan.

Dia turut mengimbau para personel operasi memperkuat strategi komunikasi guna memberikan sosialisasi dan edukasi terkait pilkada kepada masyarakat.

Hal itu dilakukan agar masyarakat senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, kemudian ikut berpartisipasi menjaga stabilitas kamtibmas pada pilkada 2024, serta mengetahui berbagai upaya pengamanan yang telah dilakukan.

“Termasuk mengantisipasi polarisasi akibat berita hoaks, isu sara, propaganda firehouse of falsehood dan kampanye hitam juga menjadi acuan dalam operasi ini,” pungkas Kapolres Bintan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *