BINTAN HUKUM

Vnews.click, Bintan – Sembilan orang pengawas dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI melakukan inspeksi mendadak atau sidak di Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang, Kabupaten Bintan, belum lama ini.

Tim pusat tersebut didampingi langsung oleh pengawas dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Riau menemukan ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) Non-Prosedrual di kawasan tersebut.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepri, Jhon Andariasta Barus, mengatakan, fokus utama pemeriksaan lapangan ini adalah meninjau kelengkapan administrasi TKA di perusahaan.

Petugas memeriksa setiap perusahaan yang beroperasi saat sidak berlangsung di wilayah KEK tersebut ditemukan ratusan TKA Non-Prosedrual.

“Iya , benar ada Tim Pengawas Kemenaker turun sidak di KEK Galang Batang, ditemukan ratusan TKA Non-Prosedrual,” kata Jhon Andariasta Barus, Rabu (18/2/2026).

Jhon menyebutkan pemerintah daerah belum dapat berkomentar banyak mengenai detail hasil temuan sidak tim kementerian itu. Laporan resmi pemeriksaan sedang disusun oleh Kemenaker untuk segera dirilis kepada publik dalam waktu dekat.

“Hasil-hasil temuan Kemenaker kita masih menuggu rilis dari mereka,” ujarnya.

Pada saat dilapangan pengawas dari Kemenaker RI dan Disnakertrans Kepri menemukan sebanyak 17 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok. TKA ini baru datang menggunakan Bus dari bandara RHF menuju kawasan KEK Galang Batang, Kabupaten Bintan.

“TKA ini menggunakan pesawat dari Jakarta ke bandara RHF Tanjungpinang dan tiba di KEK Galang Batang menggunakan Bus,”katanya.

Disnakertrans Kepri berkomitmen segera menyampaikan informasi lanjutan setelah menerima data lengkap dari pusat. Kegiatan pengawasan ini merupakan langkah tegas dalam menegakkan aturan ketenagakerjaan bagi seluruh investasi asing.

“Kita masih menuggu validasi data dari Kemenaker RI terkait pengurusan rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA),” pungkasnya. (Mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *