KEPRI PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE Videos

Tanjungpinang (Vnews.click) – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menegur aparatur sipil negara (ASN) yang suka curhat ke media sosial (Medos) terkait permasalahan internal pemerintah, salah satunya soal pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Ansar menyarankan ASN sebaiknya bertanya langsung dengan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemprov Kepri jika ingin mengetahui informasi seputar TPP ASN. 

“Baru-baru ini ada beberapa ASN curhat di medsos soal keterlambatan pembayaran TPP, itu termasuk melanggar kode etik dan bisa dilaporkan ke BKN,” kata Gubernur Ansar usai melantik ratusan pejabat di Aula Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Jumat (23/5/2025).

Ansar berjanji akan mengevaluasi ASN maupun Pejabat di lingkup Pemprov Kepri guna memastikan mereka menggunakan medsos secara bijak dan tidak merusak citra pemerintah.

Mantan Anggota DPR RI itupun mengakui belakangan memang terjadi keterlambatan pembayaran TPP ASN Pemprov Kepri, khusus bulan April 2025.

Namun, ia menegaskan bahwa TPP bulan tersebut sudah dibayarkan ke seluruh ASN.

Dia juga menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran TPP ASN dikarenakan pemprov harus menunggu uang masuk ke kas daerah, melalui pendapatan asli daerah (PAD) maupun dana transfer pusat.

“Kalau uang itu masuk, pasti TPP ASN langsung dibayarkan. Jadi, intinya bekerja saja secara maksimal, wujudkan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujar Ansar.

Selain itu, Ansar turut menekankan kepada para pejabat yang dilantik agar tegak lurus mendukung program-program asta cita Presiden-Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, seperti pembangunan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga Koperasi Merah Putih.

“Semua target yang ditetapkan itu, harus dipenuhi bersama-sama,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *