KEPRI KESEHATAN PENDIDIKAN

Tanjungpinang (vnews.click) – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengaku hanya mengizinkan pembelajaran tatap muka (PTM) apabila angka positivity rate COVID-19 sudah di bawah 5 persen sesuai standar WHO dan PPKM di Kepri turun ke Level II. 

Sementara itu, kata Ansar, hingga minggu ketiga Agustus positivity rate COVID-19 di daerah tersebut masih di angka 8,5 persen.

“Kita harus hati-hati untuk memulai pembelajaran tatap muka, karena jauh lebih susah untuk kita menurunkan angka positif di Kepri apabila nanti melonjak lagi setelah sekolah dibuka,” kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Senin (30/8).

Ansar terus menggesa vaksinasi untuk anak sekolah usia 12-17 tahun, karena itu merupakan kunci utama demi kembalinya dunia pendidikan Kepri secara normal kembali.

Menurutnya sejak awal pandemi merebak dari tahun 2020, pembelajaran di sekolah terpaksa digantikan dengan pembelajaran secara daring dari rumah. 

Dia mengatakan vaksinasi untuk anak remaja umur 12 sampai 17 tahun di Provinsi Kepulauan Riau sudah mencapai 61,79 persen. Dengan target vaksinasi remaja di Kepri yang berjumlah 128.321 anak, saat ini jumlah anak remaja yang belum didosis I vaksin sebanyak 79.342 anak. 

“Dengan angka capaian seperti itu mungkin Kepri adalah salah satu provinsi tertinggi untuk vaksinasi kalangan remaja, jadi harus kita gesa terus supaya lebih masif lagi untuk vaksinasi anak-anak,” ucap Gubernur Ansar. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *