TANJUNGPINANG (VNEWS.click) – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri Iskandarsyah heran atas rendahnya pertumbuhan ekonomi Kepri pada tahun 2019 lalu. Menurutnya hal ini tidak masuk akal karena Provinsi Kepri di kelilingi oleh kawasan FTZ, KEK dan Selat Malaka.
“Pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2019 masih di bawah 5% bahkan mencapai 2,1 %,” ujarnya .
Oleh karena itu, politisi PKS ini menyarankan agar pertumbuhan ekonomi tetap naik. Maka pemerintah harus menggaet investor dengan cara menata ruang untuk potensi tambang, perikanan, budidaya dan pariwisata.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah bersama DPRD Kepri sedang menggesa Ranperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil untuk Provinsi Kepri. “Perda ini dibuat untuk mempermudah dan mendatangkan investor sebanyak-banyaknya. Karena Provinsi Kepri sudah mempunyai peraturan yang jelas untuk menjadi acuan pemanfaatan wilayah pesisir,” terangnya.
Diirnya menambahkan, dengan luas laut mencapai ± 98% dan garis pantai yang relatif panjang, menjadikan Provinsi Kepri memiliki potensi maritim yang cukup besar. Sehingga Perda RZWP3K ini juga diharapkan dapat mengakomodir distribusi alokasi ruang laut Kepri yang cukup komplek.(Ego)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

