Vnews.click, Tanjungpinang – Isu mengenai penggabungan atau merger antara Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di tingkat pusat, belakangan ini viral di sejumlah media massa hingga media sosial.
Menanggapi hal ini, Ketua DPD NasDem Kota Tanjungpinang, Kepri, Bobby Jayanto, membantah keras kabar tersebut karena tidak benar dan tidak berdasar.
“Isu itu, menurut saya, dibuat sepihak untuk menyudutkan Partai NasDem,” kata Bobby Jayanto di kantornya, Tanjungpinang, Selasa (14/4/2026).
Bobby memastikan jajaran DPD NasDem Tanjungpinang tetap solid dan mendukung penuh kepemimpinan Surya Paloh, selaku Ketua Umum (Ketum) DPP NasDem.
Ia juga menilai pertemuan antara Surya Paloh dengan Prabowo Subianto selaku Presiden RI beberapa waktu lalu adalah hal yang wajar, mengingat keduanya sama-sama ketua umum partai.
“Wajar saja kalau seorang Ketum Surya Paloh bersilaturrahmi dengan Prabowo, apalagi dalam rangka memperkuat komunikasi bagaimana membangun bangsa ini ke depan,” ujarnya.
“Kami di pengurus daerah juga melakukan hal yang sama, menjalin komunikasi dengan partai-partai politik lainnya,” tambahnya lagi.
Selain itu, Bobby yang juga anggota DPRD Kepri itu menegaskan bahwa Ketum Surya Paloh merupakan seorang nasionalis yang tulen, serta bapak pembangunan yang mempunyai visi-misi luar biasa dalam memajukan bangsa Indonesia.
“Saya sangat paham dengan visi dan misi Bapak Surya Paloh. Beliau membangun NasDem dengan seluruh tenaga dan pikiran,” sebutnya.
Bobby mengharapkan agar masyarakat tidak terpengaruh dengan isu merger antara NasDem dan Gerindra tersebut.
Menurutnya, isu seperti ini biasa terjadi apalagi menjelang agenda Pemilu 2029, di mana tahapannya sudah dimulai pada tahun 2027 mendatang.
“Sebaiknya, kita semua tetap bersabar untuk menunggu keputusan politik yang akan diambil Ketum DPP NasDem jelang Pemilu 2029,” tegas Bobby.
Bobby turut berkomitmen DPD NasDem Tanjungpinang tetap setia dan berada dalam satu garis komando DPP NasDem yang diketuai Surya Paloh.
“Kami menjunjung tinggi setiap keputusan yang diambil Bapak Surya Paloh,” pungkas Bobby Jayanto.
Sebelumnya, Ketua DPP NasDem, Willy Aditya juga menyatakan membantah isu NasDem dan Gerindra bakal merger.
Willy menegaskan merger merupakan istilah perusahaan dan tidak tepat untuk menggambarkan yang diinginkan Ketum DPP NasDem, Surya Paloh.
Ia menyayangkan ada pihak-pihak yang memakai narasi merger tersebut. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

