KESEHATAN KULINER TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, menyampaikan ada sekitar 18 titik lokasi penjualan takjil pada Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Para pedagang takjil menjajakan aneka makanan/kue tradisional sampai moderen di pinggir-pinggir jalan hingga pemukiman warga. Mereka mendiri tenda lengkap meja dan kursi.

Menurut Rustam, untuk memastikan takjil berbuka puasa aman dikonsumsi masyarakat, Dinkes bersama Puskesmas, Loka POM dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) setempat turun langsung memeriksa menu takjil yang beredar di masyarakat.

Makanan yang diduga berisiko terkontaminasi pewarna atau pengawet, bakal dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Jika terbukti melanggar, maka makanan itu harus dimusnahkan di tempat atau lokasi penjualan takjil.

“Semalam kami memeriksa dagangan takjil di Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF). Hasilnya, dari 14 sampel yang diperiksa semuanya aman dan sehat,” ujar Rustam, Selasa (24/2/2026).

Rustam menambahkan pemeriksaan sampel takjil terus berlanjut dan ditargetkan menyasar 18 titik penjualan takjil selama Ramadhan ini.

Bukan hanya memeriksa takjil, petugas turut memberian edukasi pentingnya menjaga sanitasi dan higienis makanan untuk mencegah keracunan makanan, penularan penyakit, serta menjamin keamanan serta kualitas nutrisi makanan yang dikonsumsi.

“Kalau ada kekurangan, kita beri edukasi dan teguran kepada pedagang takjil,” pungkas Rustam. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *