BINTAN KEPRI KESEHATAN

Vnews.click, Bintan – Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Kabupaten Bintan melaporkan lonjakan pasien dalam dua hari terakhir.

Sebanyak lebih dari 70 warga Kecamatan Bintan Utara mengeluhkan gejala penyakit serupa, mulai dari sakit perut, diare, hingga mual dan muntah hebat.

​Kondisi ini diduga kuat merupakan kasus keracunan massal setelah para korban menghadiri sebuah acara di Gedung Nasional Tanjung Uban, Sabtu (11/4/2026) lalu.

​Kronologi dan Penanganan Medis

Wakil Direktur Pelayanan RSJKO Kabupaten Bintan, Deny Robi, mengonfirmasi bahwa hingga Senin (13/4/2026), puluhan warga terus berdatangan untuk mendapatkan perawatan medis.

​”Data hingga hari ini menunjukkan ada kurang lebih 70 orang warga yang berobat dengan keluhan klinis yang sama,” ujar Deny, Senin.

​Salah satu korban asal Lobam, Jemi, menuturkan bahwa ia dan anaknya mulai merasakan gejala tidak sehat tak lama setelah menyantap hidangan di acara tersebut.

“Perut sakit dan mual-mual,” ungkapnya saat ditemui di rumah sakit.

​Langkah Pemerintah

Menanggapi situasi darurat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan telah turun tangan untuk melakukan investigasi mendalam terhadap dugaan keracunan massal tersebut.

Tim medis tengah mengambil sampel makanan atau minuman yang disajikan dalam acara tersebut guna memastikan penyebab pasti dari dugaan keracunan ini.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih menunggu hasil laboratorium dan terus memantau kondisi para pasien yang menjalani perawatan di RSJKO Bintan Utara. (Mis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *