Tanjungpinang (vnews.click) – Harga telur ayam ras di Kota Tanjungpinang, Kepri, mengalami kenaikan sekitar dua pekan terakhir dipicu permintaan terus bertambah, sementara stok lokal berkurang.
“Naik Rp100-200 per butir telur ayam ras,” kata Kepala Bidang Stabilisasi Harga Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Tanjungpinang, Endy Febri, Jumat (14/01/2022).
Secara teknis, katanya, produksi telur ayam ras lokal terhambat akibat faktor cuaca dan kenaikan harga pakan. Dampaknya regenerasi petelur agak terlambat, karena banyak bibit yang mati dan sakit.
Ia memprediksi pasokan telur ayam ras lokal dari Tanjungpinang mulai stabil di bulan Februari 2022, seiring dengan normalisasi permintaan pasar dan stok yang tinggi.
Selain Tanjungpinang, lanjut dia, kenaikan harga telur ayam ras juga terjadi di beberapa daerah lainnya di Kepri, seperti Kota Batam.
“Mudah-mudahan dapat segera stabil, sehingga berdampak pada stabilisasi harga di pasaran,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang agen telur ayam ras di kawasan Bintan Plaza Tanjungpinang Jenni menyampaikan saat ini harga telur ayam ras per papan naik sesuai nomor masing-masing.
Untuk telur nomor 1 naik Rp5 ribu, dari Rp48 ribu menjadi Rp53 ribu per papan. Telur nomor 2 naik Rp6 ribu, dari Rp45 ribu menjadi Rp51 ribu per papan. Telur nomor 3 naik Rp8 ribu, dari Rp42 ribu menjadi Rp50 ribu per papan.
Menurutnya hampir semua distributor menjual dengan harga yang sama untuk konsumen atau masyarakat.
“Intinya permintaan tinggi, tapi stok masih kurang banyak,” kata Jenni. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

