Tanjungpinang (Vnews.click) – Pemprov Kepri masih berupaya menuntaskan tunda bayar kegiatan tahun anggaran 2024 yang berkisar di angka Rp184 miliar.
Sekdaprov Kepri, Adi Prihantara, menyampaikan tunda bayar tahun lalu terjadi akibat adanya pengurangan dana transfer pemerintah pusat ke pemerintah daerah.
“Makanya terjadi tunda bayar ratusan miliar, yang harus dibayar pada tahun anggaran 2025,” kata Sekda Adi, Selasa (21/1/2025).
Adi menyampaikan tunda bayar 2024 didominasi kegiatan pembangunan fisik atau proyek-proyek yang berada di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPR-P), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Pemprov Kepri.
Menurutnya saat ini Pemprov Kepri tengah melalui Inspektorat tengah melakukan audit kontrak kerja serta proyek yang telah dilaksanakan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Hal itu bertujuan memastikan kebenaran bahwa ada kegiatan pembangunan tahun 2024 yang memang tercatat sebagai hutang.
Setelah selesai diaudit dan tercatat sebagai hutang, maka tunda bayar akan langsung dibayar.
Sekda memperkirakan tunda bayar tahun 2024 sudah mulai dibayar pada bulan Februari 2025, karena pemprov sudah menyiapkan pos anggarannya.
“Nominalnya itu sekitar Rp184 miliar, namun bisa saja bertambah sampai proses audit selesai,” ujar Adi. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

