BINTAN (VNEWS.click) – Dampak virus corona yang mewabah saat ini, membuat pendapatan sektor pariwisata Kabupaten Bintan merosot untuk dua bulan terakhir ini. Dari data Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, kunjungan turis asing ke Bintan turun dratis hampir 80 %.
Turunnya kunjungan turis ke kabupaten Bintan membuat pendapatan sektor wisata asli daerah berupa pajak hotel, hiburan dan Restoran di kabupaten Bintan jauh merosot.
Menurut Bupati Bintan, Apri Sujadi saat menggelar rapat tertutup dengan pengusaha hotel, Kadin dan pemangku kepetingan lainnya, diketahui akibat turunnya kunjungan turis asing, pendapatan asli daerah sektor wisata hanya Rp7 miliar dari bulan Januari hingga Februari 2020. Angka ini jika dibandingkan bulan yang sama tahun 2019, sebanyak Rp14 miliar.
“Penurunan pendapatan asli daerah sektor pariwisata ini disebabkan sepinya tamu hotel karena tidak adanya kunjungan turis asing ke Bintan,” kata Apri.
Dikatakan Apri, Rata – rata turis asing yang ramai berkunjung ke Bintan, merupakan turis Tiongkok yang transit dari Singapura menuju Bintan melalui jalur laut menggunakan kapal cepat.
Menyiasati hal ini, Bupati Bintan meminta kepada pelaku usaha hotel dan resort merubah pangsa pasar dari turis asing ke turis local. Selain itu, tarif kamar hotel harus dibedain dengan turis local. Sehingga turis lokal bisa menginap di sejumlah hotel dan resort yang ada di Bintan.
Bupati juga meminta agar Dinas Kesehatan berkonsultasi ke Kementerian Kesehatan, agar berbagai kegiatan pemerintah pusat maupun daerah bisa dilaksanakan di sejumlah hotel yang ada di Bintan. Dengan begitu aktivitas hotel dan resort tetap berjalan.
Pemerintah kabupaten Bintan berharap wabah virus corona segera berakhir. Sehingga sektor wisata di Bintan kembali normal. (Apd)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

