Bintan (Vnews.click) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), kembali melaksanakan kegiatan vaksinasi pada hewan ternak sapi guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Bintan, Iwan Berri Prima, mengatakan vaksin PMK ini merupakan bantuan APBN dari Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepri.
“Kegiatan vaksinasi dilaksanakan pada 17 Juli 2025 dan tanggal 25 Juli 2025 yang tersebar di 7 kecamatan se Bintan. Vaksinasi ini merupakan vaksinasi tahap kedua tahun 2025 ” kata Iwan Berri Prima di Bintan, Sabtu (26/7/2025).
Selain itu, menurut Iwan Berri Prima yang juga menjabat sebagai Pejabat Otoritas Veteriner Kabupaten Bintan, program vaksinasi PMK bertujuan untuk mencegah wabah PMK yang akhir-akhir ini kasusnya kembali merebak di berbagai daerah di Indonesia. Adapun target vaksinasi PMK sesuai arahan pemerintah pusat adalah pada hewan sapi.
Menurutnya, Bintan mendapatkan alokasi sebanyak 200 dosis vaksin PMK, dengan rincian Kecamatan Gunung Kijang sebanyak 31 dosis, kecamatan Bintan timur sebanyak 69 dosis.
Selanjutnya Bintan utara dan Seri Kuala Lobam sebanyak 40 dosis, Teluk Sebong sebanyak 10 dosis, Toapaya sebanyak 40 dosis dan Teluk Bintan sebanyak 10 Dosis. Jumlah ini sebagaimana jumlah populasi ternak sapi yang ada di daerah tersebut.
“Dalam pelaksanaan vaksinasi ini melibatkan empat orang dokter hewan dan 12 tenaga paramedik veteriner dan tenaga kesehatan hewan lainnya dari DKPP Bintan” ujar Iwan Berri Prima. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

