EKONOMI KEPRI PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE Videos

Tanjungpinang (Vnews.click) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepri menargetkan perolehan pajak daerah tahun 2025 sebesar Rp1,5 triliun, atau turun 25 persen dibanding tahun 2024 sebesar Rp1,7 triliun.

Kepala Bapenda Kepri, Dicky Wijaya, mengatakan penurunan target pajak daerah tahun salah satunya dipengaruhi adanya kebijakan opsen pajak yang mulai diberlakukan pada tahun ini.

“Kalau tahun lalu, dana bagi hasil pajak daerah untuk kabupaten/kota dibayar per tiga bulan, tapi tahun ini setiap hari langsung masuk ke rekening kabupaten/kota se-Kepri,” kata Dicky, Jumat (7/3/2025).

Dia menyampaikan target pajak daerah Kepri tahun ini masih mengandalkan dari sektor kendaraan bermotor, meliputi pajak kendaraan bermotor sebesar Rp410 miliar, dan bea balik nama kendaraan bermotor sebesar Rp399 miliar.

Selebihnya, ada pula pajak bahan bakar kendaraan bermotor (BBKB), air permukaan, dan alat berat, termasuk target baru dari opsen pajak, dan pajak mineral dan batu bara bukan logam.

“Pajak daerah Kepri sejauh ini ditopang pajak kendaraan bermotor yang mencapai Rp800 miliar, makanya kami lebih fokus mengoptimalkan potensi tersebut,” ujar Dicky.

Lanjut Dicky menjelaskan ada beberapa upaya yang akan dilakukan guna mengejar target pajak kendaraan bermotor tahun 2025, antara lain penagihan secara intens terhadap kendaraan menunggak pajak hingga menggelar razia pajak kendaraan bermotor.

Selain itu, jika memungkinkan ke depan Bapenda Kepri juga akan melakukan kebijakan dispensasi pajak kendaraan bermotor.

“Kalau ada arahan gubernur, tentu kami siap,” ujarnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *