HUKUM KEPRI TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepri, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat menyampaikan evaluasi perkembangan keamanan, keselamatan dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) sepanjang tahun 2025.

Menurutnya, Provinsi Kepri masih dikategorikan tinggi angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas), yakni lebih dari 1.600 kecelakaan sepanjang tahun itu.

“Rata-rata 138 laka setiap bulannya, sehingga angka ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menekan/meminimalisir angka pelanggaran dan laka lantas,” ujar AKBP Taufiq dalam pertemuan bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di Ruang Rapat Dinas PUPP Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya kecelakaan lalu lintas di Provinsi Kepri didominasi kendaraan roda dua dan umumnya melibatkan para pelajar.

Makanya, diperlukan sosialisasi atau edukasi keselamatan dan pemasangan rambu-rambu peringatan yang dapat dilihat langsung pengendara di jalan raya.

“Imbauan penting bagi kita bersama untuk mengupayakannya sebagai pengingat kewaspadaan pengendara di jalan raya sehingga angka pelanggaran dan laka lantas dapat diminimalisir,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari menyatakan antusias dengan kolaborasi, koordinasi dan komunikasi yang diiniasii Dirlantas Polda Kepri melalui Forum LLAJ.

Salah satu kolaborasi yang dihasilkan dalam pertemuan ini adalah dimanfaatkannya Aplikasi SIJANTAN (Sistem Informasi Jalan dan Jembatan) yang dikembangkan Dinas PUPP Kepri untuk mengetahui kondisi jalan di Kepri.

“Informasi kondisi jalan di Aplikasi SIJANTAN ini akan disampaikan berkala kepada Dirlantas Polda Kepri untuk mengetahui kondisi jalan sekeligus memberikan informasi peningkatan kewaspadaan bagi pengendara,” terang Rodi. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *