Tanjungpinang (Vnews.click) – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Rika Azmi memastikan sembilan ekor kambing mati mendadak di Kota Tanjungpinang bukan karena wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Dari hasil observasi dan analisis Satgas PMK, sembilan ekor kambing mati mendadak itu tidak menunjukkan gejala klinis PMK. Tetapi, didiagnosa gejala pneumonia dengan tanda batuk flu dan demam,” kata Rika Azmi di Tanjungpinang, Kamis (18/8/2022).
Ia menyebut ternak kambing yang masuk dan dalam pengawasan Satgas PMK sebanyak 60 ekor, dengan kematian sembilan ekor dan tersisa 51 ekor.
Hewan ternak tersebut milik salah seorang pedagang/peternak kambing di Tanjungpinang, Edi.
“Tiba-tiba mati mendadak, Jumat 12 Agustus 2022,” ujar Rika.
Sementara itu, peternak kambing Edi mengaku 60 ekor kambing tersebut didatangkan dari Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Jumat (12/8), melalui Pelabuhan Tanjung Moco, Pulau Dompak, Tanjungpinang.
Usai sembilan ekor kambing mati mendadak, sebanyak empat kandang miliknya langsung disegel oleh Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang.
“Penyegelan dilakukan sesuai prosedur karantina kesehatan hewan ternak selama 14 hari,” ujar Edi.
Edi mengutarakan dari sembilan ekor kambing mati mendadak, lima di antaranya mati di atas kapal, sisanya mati di dalam kandang.
“Mungkin juga karena faktor kelelahan dalam perjalanan laut,” ujar dia.
Edi menyatakan berani membeli ternak kambing dari Karimun, karena masih dalam satu wilayah Provinsi Kepri.
Selain itu, lanjutnya, di Tanjungpinang permintaan ternak kambing cukup tinggi, sementara stoknya sudah lama kosong dipicu adanya wabah PMK.
“Sejak ada kasus PMK di Indonesia, sangat sulit mendatangkan hewan ternak dari luar provinsi karena persyaratannya rumit,” katanya menegaskan.
Rata-rata ternak kambing di Tanjungpinang digunakan untuk kebutuhan acara akikah. Harga kambing saat ini di kisaran Rp3,5 juta hingga Rp4 juta. (Ham)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

