EKONOMI KEPRI TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Sebanyak 800 kilogram ikan kakap angoli tanpa tulang diekspor ke Australia melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang, Sabtu (7/3/2026).

Ekspor tersebut dilepas secara simbolis Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kepri, Dewi Kumalasari Ansar bersama sejumlah kepala OPD.

Dewi mengatakan kegiatan ekspor tersebut menandakan produk perikanan lokal mampu bersaing secara global.

“Ekspor ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi nelayan lokal, karena ikan hasil tangkapan mereka ditampung perusahaan lalu diekspor ke luar negeri,” kata Dewi saat melepas ekspor ikan di Bandara RHF Tanjungpinang, Sabtu siang.

Dewi mengapresiasi eksportir, PT Bintan Inti Gemilang (BIG) di Kabupaten Bintan yang secara konsisten mampu memenuhi kuota ekspor perikanan ke luar negeri, khususnya Australia.

Ia berharap ekspor perikanan asal Kepri berjalan lancar, sehingga ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi serta lapangan kerja bagi warga lokal.

“Kalau ekspor lancar, tentu akan berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD),” ucap Dewi.

Sementara, Pimpinan PT BIG Dinaria menyebut ekspor ikan kakap angoli ke Australia ini merupakan yang kelima kalinya dilakukan, dengan nilai ekonomis sekitar Rp160 juta.

Dia mengatakan kakap dan angoli saat ini menjadi favorit warga Australia, sehingga kebutuhannya relatif tinggi.

“Ikan ini rata-rata hasil tangkapan nelayan Kepri,” ujarnya.

Ia menambahkan dalam seminggu PT BIG rutin mengekspor ikan ke berbagai negara, mulai dari Singapura, Australia sampai Amerika. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *