Tanjungpinang (Vnews.click) – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kepri menyampaikan kinerja APBN regional mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri.
“Kontribusi fiskal dan APBN sangat berperan dalam penguatan pertumbuhan ekonomi regional Kepri,” kata Kepala Kanwil DJPb Kepri, Budiman, Kamis (26/6/2025).
Budiman memaparkan kinerja APBN di Kepri periode Januari-April April 2025, di antaranya pendapatan negara telah terealisasi sebesar Rp4,3 triliun atau mencapai 24,20 persen dari target yang bersumber dari penerimaan perpajakan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
Penerimaan perpajakan menjadi penyumbang terbesar sebesar Rp3,5 triliun atau 82,25 persen dari total pendapatan negara dengan pertumbuhan minus 3,05 persen (year on year).
“Kinerja penerimaan itu didukung oleh kinerja kegiatan ekonomi yang baik, aktivitas produksi dan konsumsi yang terjaga, serta transaksi domestik yang stabil dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara, total belanja APBN di Kepri sampai akhir April 2025 sebesar Rp3,5 triliun atau telah terealisasi 21,83 persen dari total Pagu Belanja tahun 2025. Realisasi belanja pemerintah pusat mengalami kontraksi hingga 30,03 persen (year on year) akibat efisiensi belanja pada satuan kerja.
Komponen belanja modal mengalami kontraksi tertinggi mencapai 77,63 persen dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi anggaran. Sementara realisasi tertinggi ada pada pelanja pegawai sebesar Rp761,19 miliar atau 27,31 persen dari pagu dengan pertumbuhan 2,47 persen (year on year).
Selanjutnya, realisasi penyaluran transfer ke daerah (TKD) Kepri sebesar Rp2,1 triliun atau 25,04 persen dari pagu.
“Sampai dengan akhir April 2025, dana TKD telah tersalurkan untuk dana bagi hasil, dana alokasi umum, dana alokasi khusus non fisik, dan dana desa,” pungkasnya. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

