EKONOMI KEPRI PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Kuota kebutuhan gas elpiji tiga kilogram untuk wilayah Kota Tanjungpinang mencapai 200 ribu tabung per bulan.

“Sampai sejauh ini, kuota yang sudah ada cukup untuk memenuhi kebutuhan di Tanjungpinang,” kata Sales Branch Manager PT Pertamina wilayah Tanjungpinang, Bintan, Anambas dan Natuna, M. Ryan Primananda di Tanjungpinang, Rabu (24/7/2024).

Ryan menyebut total ada lima agen resmi yang menyalurkan gas elpiji tiga kilogram di pusat ibukota Provinsi Kepri tersebut.

Ia memastikan penyaluran gas elpiji subsidi ini sudah tepat guna dan sasaran kepada yang memang berhak menerima/membeli. Penyalurannya diklaim masih normal dan belum ada pengurangan kuota.

Elpiji tiga kilogram diperuntukkan bagi rumah tangga memasak, usaha mikro untuk memasak, kemudian para nelayan hingga petani sasaran.

“Kecuali usaha-usaha seperti laundry, hotel, restoran hingga kafe, tidak diperkenankan memakai elpiji tiga kilogram,” ungkap Ryan.

Lanjut Ryan menyampaikan sejak tahun 2023, mulai berlaku kebijakan pembelian elpiji tiga kilogram wajib menggunakan KTP untuk kepentingan pendataan konsumen.

Melalui pembelian dengan KTP itu, Pertamina bisa memetakan siapa saja yang menggunakan elpiji tiga kilogram guna memastikan penyalurannya lebih tepat sasaran.

Selain itu, Ryan menambahkan bahwa pihaknya rutin melakukan pengecekkan gas elpiji tiga kilogram di lapangan, salah satunya bertujuan menghindari terjadinya potensi kecurangan, seperti indikasi pengurangan volume elpiji.

Ia menjelaskan berat tabung gas elpiji tiga kilogram atau yang juga disebut tabung melon itu, kalau dalam keadaan kosong mencapai lima kilogram, sedangkan berisi delapan kilogram.

“Khusus di Tanjungpinang, hingga saat ini belum ada ditemukan kecurangan seperti itu,” pungkas Ryan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *