Tanjungpinang (Vnews.click) – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Subdivre Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), telah menyiapkan sekitar 80 ton cadangan beras pemerintah (CBP) untuk penyaluran bantuan pangan kepada 8.024 keluarga penerima manfaat (KPM) di daerah setempat.
“Masing-masing KPM akan menerima 10 kilogram bantuan pangan beras, yaitu selama tiga bulan berturut-turut,” kata Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Tanjungpinang, Meizarani, Rabu (30/8/2023).
Ia menyebut bahwa pemerintah pusat semula menjadwalkan penyaluran bantuan pangan beras tersebut dimulai pada bulan Oktober, November hingga Desember 2023.
Namun, belakangan ada wacana penyalurannya bakal dimajukan di bulan September, Oktober dan November 2023.
“Kemungkinan dipercepat penyalurannya, guna menjaga stabilisasi harga dan stok beras di pasaran,” ujarnya.
Meizarani menyampaikan sesuai arahan Presiden RI Jokowi, Bulog ditugaskan menyalurkan bantuan pangan beras dengan baik dan benar kepada KPM untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Selain itu, bantuan ini juga bertujuan menjaga daya beli masyarakat serta mengendalikan harga beras di pasaran jelang momentum akhir tahun 2023 dan menyambut tahun baru 2024.
“Apalagi beras menjadi salah satu penyumbang inflasi, sehingga perlu dijaga stabilitas harga dan pasokannya,” ungkapnya.
Ia menambahkan saat ini Bulog Tanjungpinang juga tengah mengintesifkan program stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) dengan menyebarkan beras medium di pasaran.
Hal itu dimaksud untuk menstabilkan kenaikan harga beras premium di kisaran Rp200 sampai Rp500 per kilogram.
“Setiap hari, kami mengeluarkan beras SPHP di pasaran untuk mengawal stabilitas harga beras,” sebutnya.
Dia pun memastikan stok beras SPHP di gudang Bulog Tanjungpinang aman dan cukup hingga lima bulan ke depan, yakni berjumlah sekitar 1.500 ton, dengan estimasi kebutuhan sekitar 300 ton per bulan.
Di samping itu, Bulog Tanjungpinang menjamin harga beras SPHP masih stabil dan terkendali, yaitu seharga Rp49.000 untuk kemasan 5 kilogram, atau Rp9.950 per kilogram.
Kecuali harga beras premium, menurutnya, Bulog Tanjungpinang menjual seharga Rp12.000 perkilogram, atau naik Rp500 dibanding sebelumnya yang seharga Rp11.500 per kilogram. (Redaksi)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

