KEPRI SOSIAL TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang –  Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri menyatakan sebanyak 6 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal/terpusat sudah beroperasi di wilayah tersebut.

PLTS komunal ini tersebar di Kota Batam 3 unit, lalu Kabupaten Lingga 2 unit, dan Kabupaten Karimun 1 unit.

Kepala Dinas ESDM Kepri, M. Darwin, menyampaikan PLTS komunal tersebut dibangun oleh PT PLN bekerja sama dengan PT Surya Energi Indotama (SEI), yang menyasar pulau-pulau terluar belum menikmati penerangan listrik PLN.

Dia menyebutkan 1 PLTS komunal bisa mengakomodir ratusan rumah tangga, seperti di Pulau Panjang Batam, mampu menjangkau 200-an kepala keluarga (KK).

Masing-masing KK mendapat jatah daya listrik PLTS sekitar 1.000 kWh, sehingga harus menyesuaikan dengan pemakaian rumah tangga.

“Warga perlu berhemat agar PLTS tetap menyala 1×24 jam. Pemakaian lampu, kipas angin hingga televisi harus diatur sedemikian rupa,” ujar Darwin, Senin (8/6/2026).

Lanjut Darwin menjelaskan PLTS komunal di Kepri menggunakan baterai sebagai komponen penyimpanan utama.

Sistem ini beroperasi secara off-grid yang menyerap energi matahari di siang hari, lalu menyimpannya di bank baterai, dan menyalurkannya untuk kebutuhan listrik masyarakat, terutama pada malam hari saat panel tidak berproduksi.

“Kita juga sudah menyiapkan mesin genset untuk penerangan warga pulau terluar, apabila PLTS tidak bisa menyerap energi matahari saat cuaca mendung/hujan di siang hari,” ujarnya.

Darwin melanjutkan penggunaan PLTS bertujuan mendukung target transisi energi global menuju Net Zero Emission dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, lalu menekan emisi karbon secara drastis, serta meminimalkan jejak karbon operasional baik di sektor industri maupun perkotaan.

Menurut dia sistem operasional rutin PLTS lebih hemat dibanding menggunakan bahan bakar minyak (BBM), namun dari sisi investasi awal PLTS memakan biaya yang lebih besar untuk pengadaan panel surya hingga bank baterai.

“PLTS efektif dalam mengurangi beban tagihan listrik dan lebih ramah lingkungan,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *