KEPRI KESEHATAN PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – BPJS Kesehatan Tanjungpinang menyatakan keaktifan peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) di Kota Tanjungpinang sampai saat ini mencapai 80,10 persen dari total peserta sebanyak 225.518 orang.

Sementara sisanya sebesar 20 persen atau sebanyak 40 ribu peserta JKN di Tanjungpinang, kartu kepesertaannya tak aktif karena rata-rata menunggak iuran BPJS Kesehatan.

Selain itu, ada juga sebagian kecil peserta JKN telah berhenti bekerja dan iurannya tidak lagi dibayarkan perusahaan sehingga otomatis kartu kepesertaannya non aktif, namun belum dialihkan ke peserta mandiri.

“Status kartunya non aktif, tapi tak ada tunggakan. Barangkali yang bersangkutan masih lupa mengalihkan ke peserta mandiri,” ujar Kepala Bagian SDM dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, Roby Okta Dhani P, Jumat (4/10/2024).

Roby menjelaskan saat ini cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan untuk wilayah Tanjungpinang mencapai angka 95,52 persen atau sudah menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC).

Adapun total penduduk di Tanjungpinang mencapai 235.106 orang, di mana sekitar 225.518 warganya telah terdaftar BPJS Kesehatan.

Data jumlah penduduk tersebut berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang per semester II 2023.

Lanjutnya menyampaikan sisa sekitar lima persen warga Tanjungpinang yang belum terdaftar BPJS Kesehatan masih terus disisir, salah satunya dengan melakukan sosialisasi BPJS keliling hingga online karena khawatir ada warga yang belum tersosialiasikan BPJS Kesehatan.

“Atau bisa jadi karena jumlah penduduk belum diperbarui, misalnya ada warga pindah domisili tapi di disdukcapil, KK dan KTP-nya masih masih jadi warga Tanjungpinang padahal sudah pindah ke daerah lain,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *