BINTAN KEPRI SOSIAL UPDATE

Bintan (Vnews.click) – Satgas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menangani dua kasus karhutla seluas 2,5 hakter dalam sehari yang terjadi di wilayah Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Per hari ini, terjadi dua kejadian karhutla di wilayah Bintan Timur,” kata Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Bintan Timur, Nurwendi, Sabtu (12/8/2023).

Ia menjelaskan kasus karhutla setengah hektare terjadi di wilayah Kelurahan Kijang Kota, Bintan Timur, sekira pukul 11.00 Wib.

Setelahnya, insiden karhutla seluas dua hektare kembali terjadi di wilayah lainnya, yaitu Kelurahan Sei Lekop, Bintan Timur, sekira pukul 13.00 Wib.

“Karhutla menyasar lahan kosong dekat pemukiman warga. Belum diketahui faktor pemicunya,” ujar Nurwendi.

Kedua kasua karhutla itu, katanya, berawal dari laporan warga terhadap Polisi RW di masing-masing wilayah, lalu dilanjutkan dengan koordinasi bersama tim Satgas Karhutla Kecamatan Bintan Timur untuk dilakukan pemadaman api.

Nurwendi menyebutkan pihaknya menurunkan dua unit mobil pemadam berkapasitas 3.000 ton air untuk memadamkan api di dua lokasi karhutla tersebut.

“Api berhasil dipadamkan petugas gabungan, namun sebelum itu warga juga terlebih dulu berupaya memadamkan karhutla dengan peralatan seadanya,” ungkap Nurwendi

Lanjutnya menyampaikan kejadian karhutla di wilayah setempat tidak sampai menimbulkan kerugian jiwa materil.

Namun demikian, kobaran api yang ditiup angin ditambah cuaca panas nyaris merembes ke rumah warga, beruntung cepat ditangani satgas karhutla dibantu masyarakat.

Ia turut mengimbau agar warga tidak membuka lahan sembarangan di tengah cuaca ekstrem seperti ini, karena bisa menimbulkan karhutla lebih besar.

Apalagi ada konsekuensi hukum bagi warga secara sengaja membakar hutan dan lahan dengan hukuman penjara sepuluh tahun dan denda 10 miliar, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 32 Tahun 2009 Pasal 108. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *