KEPRI KESEHATAN PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE Videos

Tanjungpinang (Vnews.click) – Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tanjungpinang, M.N. Andriansah, memaparkan hingga 1 Maret 2025, jumlah peserta BPJS Kesehatan di Tanjungpinang mencapai 227.863 jiwa atau 95,91 persen dari total penduduk 237.580 jiwa.

Untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC) sesuai target tahun 2025, maka cakupan peserta minimal harus 98 persen. Saat ini masih ada sekitar 874 kuota yang bisa dimanfaatkan untuk menambah cakupan.

Dari total peserta yang terdaftar, tingkat keaktifan penggunaan layanan BPJS Kesehatan Tanjungpinang baru mencapai 79,81 persen.

“Belum tercapainya target UHC ini bisa disebabkan oleh peserta yang sudah tidak lagi masuk dalam segmen kepesertaan tertentu atau telah beralih ke segmen lainnya,” kata Andriansah, Sabtu (8/3/2025).

Ia menyampaikan dalam proses validasi, BPJS Kesehatan menemukan 170 peserta dengan NIK tidak valid, di mana beberapa di antaranya diketahui telah meninggal dunia.

170 peserta dengan NIK tidak valid ini sudah dinonaktifkan agar tidak ada tagihan yang dibebankan kepada Pemkot Tanjungpinang.

Dia berharap validasi dan sinkronisasi data yang lebih optimal dengan Pemko Tanjungpinang dapat mencegah kendala serupa di kemudian hari.

“Dengan demikian, program JKN dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan benar-benar menjangkau masyarakat yang berhak menerima manfaatnya,” pungas Andriansah. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *