KEPRI TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG (VNEWS.click) – Sedikitnya 188 Jamaah Umrah asal kota Tanjungpinang tidak bisa berangkat ke Jeddah Arab Saudi untuk menunaikan Ibadah Umrah. Pasalnya pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara Ibadah Umrah bagi semua negara termasuk Indonesia, akibat dampak wabah virus corona.

Salah satu pemilik Tour & Travel di Kota Tanjungpinang yang berada di jalan Ganet Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Dedi Sanjaya mengatakan, sebanyak 188 orang yang akan melaksanakan Umrah melalui Ramanda Tour & Travel harus di tunda keberangkatannya.

Penundaan keberangkatan para jamaah tersebut, setelah pihaknya menerima pemberitahuan dari Kementerian Agama RI.” Bahwa pihak negara Arab Saudi menghentikan sementara Ibadah Umrah akibat dampak wabah virus corona,” ujarnya.

Dilanjutkannya, 188 jamaah tersebut sesuai jadwal ada yang berangkat tanggal 16 Maret ini sekitar 38 orang. Tanggal 6 April sebanyak 41 orang, tanggal 21 April sebanyak 30 orang, dan sisanya akan berangkat awal bulan Mei.

Semuanya akan berangkat melalui bandara Changi Singapura menggunakan pesawat Saudi Air Line deangan tujuan Jeddah Arab Saudi.
Ditundanya keberangkatan para jamaah tersebut, membuat koper yang sudah disiapkan pihak tour & travel menumpuk dikantor karena tidak diambil para jamaah. Selain itu, ada juga pasport dan visa jamaah yang sudah siap, harus disimpan pihak Ramanda akibat penundaan keberangkatan tersebut.

“Meski keberangkatan umrah ditunda, namun sampai saat ini belum ada jamaah yang meminta mengembalikan uang umrah yang sudah mereka setor ke pihak tour & travel,” kata Dedi.

Selain itu pihaknya juga sudah memberikan penjelasan kepada para jamaah untuk pemesanan tiket pesawat maupun hotel yang sudah dipesan tidak akan hangus. Tetapi jadwal keberangkatan maupun nginap dihotel akan ditentukan kembali setelah ada kepastian dari pemerintah Arab Saudi membuka kembali Ibadah Umrah.(Apd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *