Vnews.click, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepri bersama Pemerintah Kota Batam, Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga dan Kepulauan Anambas memperkuat sinergi dalam mendukung pertahanan negara melalui pembiayaan pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sebanyak 171 ASN disiapkan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan Komcad sebagai bagian dari penguatan bela negara di Provinsi Kepri.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Sinergi Pembiayaan Pembentukan Komponen Cadangan Aparatur Sipil Negara di Provinsi Kepri, yang berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kamis (29/10/2026).
Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa pembentukan Komcad dari unsur ASN merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen seluruh pemerintah daerah, baik dalam aspek persiapan peserta maupun dukungan anggaran.
“Semua pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Provinsi Kepri wajib menyisihkan anggaran untuk kelanjutan program ini sampai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat terpenuhi,” tegas Ansar.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten dan kota yang telah mengalokasikan anggaran serta mempersiapkan peserta untuk mengikuti program tersebut. Ansar juga mengapresiasi jajaran TNI yang berkolaborasi dalam mempersiapkan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan Komcad.
Menurutnya, bela negara, pertahanan, dan kedaulatan merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa, tidak hanya TNI maupun pemerintah pusat. Karena itu, keterlibatan ASN diharapkan dapat memperkuat kesadaran bela negara sekaligus menumbuhkan kedisiplinan, ketangguhan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Ansar juga menginstruksikan agar kebutuhan pembiayaan program tersebut menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran tahun 2027.
“Saya ingatkan kepada Ibu Sekda, pada evaluasi anggaran nanti, wajibkan semua kabupaten dan kota mengalokasikan anggaran pada tahun 2027 untuk memenuhi kuota yang menjadi kewajiban kita,” ujarnya.
Telan Anggaran Rp5,3 Miliar
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau Muhammad Iksan dalam laporannya menjelaskan bahwa calon peserta Komcad berasal dari ASN Pemerintah Provinsi Kepri dan pemerintah kabupaten/kota, dengan rentang usia 18 hingga 35 tahun.
Dari total 171 peserta yang disiapkan, sebanyak 43 orang berasal dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, 28 orang dari Kota Batam, 28 orang dari Kabupaten Bintan, 25 orang dari Kabupaten Lingga, 25 orang dari Kabupaten Karimun, dan 22 orang dari Kabupaten Kepulauan Anambas.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, para pihak menyepakati total pembiayaan sebesar Rp5,3 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing pemerintah daerah.
Pembiayaan itu disalurkan melalui mekanisme hibah kepada Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Republik Indonesia sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Adapun rincian pembiayaan meliputi Rp1,3498 miliar dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Rp875 juta dari Pemerintah Kota Batam, Rp875 juta dari Pemerintah Kabupaten Bintan, Rp800 juta dari Pemerintah Kabupaten Lingga, Rp800 juta dari Pemerintah Kabupaten Karimun, serta Rp700 juta dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Berdasarkan jadwal yang disampaikan, rangkaian kegiatan direncanakan berlangsung pada 4 November hingga 23 Desember 2026. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

