Tanjungpinang (Vnews.click) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), mencatat jumlah kasus kebakaran sepanjang Januari hingga September 2023 mencapai 107 kejadian.
Adapun kasus kebakaran yang terjadi didominasi oleh kebakaran lahan, yaitu sebanyak 77 kejadian.
“Sisanya kebakaran rumah, rumah makan hingga kendaraan,” kata Kepala DPKP Tanjungpinang, Agustiawarman, Rabu (18/10/2023).
Dia menyebut titik-titik kebakaran lahan yang ditangani DPKP tahun ini tersebar di tiga wilayah, yaitu Kampung Bugis, Senggarang dan Pulau Dompak.
Mayoritasnya ialah lahan terbuka, seperti di area pusat Pemerintahan Provinsi Kepri di Pulau Dompak.
“Ada juga lahan milik warga yang terbakar,” ungkapnya.
Penyebab kebakaran lahan berbeda-beda, di antaranya ada yang sengaja dibakar oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab dengan maksud membuka lahan atau kebun saat cuaca panas.
Selain itu, ada pula unsur ketidaksengajaan misalnya akibat pembuangaan puntung rokok sembarangan atau membakar sampah tapi tidak terkendali, sehingga memicu kebakaran yang lebih besar.
Oleh karena itu, Agustiawarman mengimbau agar warga meningkatkan kesadaran tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar.
Ia turut mengimbau warga yang biasa membereskan sampah-sampah di pekarangan dengan cara dibakar agar lebih berhati-hati karena bisa menimbulkan kebakaran yang lebih luas apalagi di tengah musim panas saat ini.
“Kewaspadaan seperti ini harus ditingkatkan warga supaya tidak melakukan pembakaran sembarangan karena bisa merembet ke benda-benda di sekitarnya,” ujar Agus. (Redaksi)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

