Tanjungpinang (Vnews.click) – Sejumlah masyarakat atau calon penumpang mengeluhkan kapal Pelni KM Sabuk Nusantara 83 tidak beroperasi sejak 3 Juli 2022 kemarin.
Salah seorang calon penumpang tujuan Letung, Natuna, Yasir mengaku kecewa karena kapal Sabuk Nusantara 83 tidak kunjung beroperasi kembali.
Hal ini, membuat ia terpaksa menggunakan KM Bukit Raya untuk pulang ke Letung.
“Kalau pakai KM Sabuk Nusantara 83, harganya lebih ekonomis dan lebih cepat sampai dibanding KM Bukit Raya yang harganya lebih mahal. Selain itu, penumpang harus berlabuh dulu ke Jakarta, baru lanjut perjalanan ke Letung,” ujar Yaris, seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Tanjungpinang.
Senada, calon penumpang tujuan Serasan, Natuna, Nadiar, juga menyampaikan kekecewaan karena KM Sabuk Nusantara 83 tidak beroperasi mengangkut penumpang tujuan pulau Natuna.
Ia menyampaikan harga tiket kapal Sabuk Nusantara 83 ke Serasan relatif murah, yakni berkisar Rp50 ribu. Berbeda jika menggunakan KM Bukit Raya yang harganya jauh lebih mahal, yakni sekitar Rp200 ribu.
“Kami harap kapal Pelni Sabuk Nusantara 83 dapat beroperasi kembali untuk membantu melayani masyarakat ekonomi menengah ke bawah, khususnya tujuan Anambas dan Natuna,” ucap Nadiar.
Seperti diketahui, KM Sabuk Nusantara 83 tidak beroperasi akibat adanya kebijakan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait efisiensi trayek kapal Pelni, yang mulai berlaku 3 Juli 2022. (Ham)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

